Skip to content
Beranda » Hidrolik » Pengertian Hidrolik Kopling Motor Dan Komponen Utamanya

Pengertian Hidrolik Kopling Motor Dan Komponen Utamanya

hidrolik kopling
hidrolik kopling source google

Hampir sebagian pengguna motor kerap mengeluhkan pegal saat berkendara terutama ketika terjebak kemacetan . Hidrolik kopling menjadi salah andalan untuk para pengguna kendaraan roda dua sebab dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi para penggunanya.

Apa Itu Hidrolik Kopling?

Hidrolik kopling merupakan sebuah komponen yang bekerja dengan melakukan pemindahan daya dengan memanfaatkan tenaga hidrolik. Umumnya, komponen ini banyak digunakan pada kendaraan dengan transisi otomatis termasuk motor.

Sistem tersebut nyatanya hampir mirip dengan rem cakram. Seperti ini mekanismenya.

Tuas akan menekan master kopling, lalu minyak akan terdorong melalui selang. Tekanan minyak inilah yang akan mengarah kekomponen silinder kopling, lalu ikut mendorong tuas pembebas atau stut kopling.

Hadirnya komponen ini dinilai mampu meringakan kerja tangan agar tidak pegal dalam berkendara dengan waktu yang lama. Hal ini dikarenakan sistem kerja yang digunakan bertenaga hidraulis alias memanfaatkan cairan.

Komponen Utama Hidrolik Kopling

Sudah tahu komponen utama hidrolik tersebut? Berikut selengkapnya;

  1. Pump impeller merupakan mekanisme pompa yang membangkitkan tenaga hidrolis pada fluida.
  2. Turbin runner adalah mekanisme penangkap tenaga hidrolis fluida yang dibangkitkan pump impeller.
  3. Stator adalah mekanisme pengatur arah aliran fluida agar tidak terjadi aliran yang merugikan tetapi justru aliran yang menguntungkan sehingga didapatkan peningkatan momen/ torsi.

Baca Juga : Pengertian Pompa Hidrolik dan Jenis Jenisnya Dalam Industri

Keuntungan Hidrolik Kopling

Banyaknya pengguna yang bermigrasi menggunakan kopling hidrolik tentu tidak terlepas dari keuntungan kopling hidrolik. Secara langsung, manfaat ini yang dinilai memang memberikan beragam keuntungan bagi penggunanya.

Minimnya perawatan serta ringan pengoperasian. Pengguna tidak perlu mengeluarkan tenaga yang lebih atau ekstra untuk menekan kopling hidraulis dan feelnya sama menggunakan rem hidrolis. Ketika terjebak macet, jari tangan kiri tidak telalu capek untuk menarik tuas kopling secara terius-menerus.

Eitts, ternyata masih ada keuntungan lainnya loh. Dengan menggunakan kopling jenis ini, secara langsung dapat mendongkrak penampilan motor anda. Selain manfaat, ternyata masih ada sisi estetika dari sebuah hidrolik. Pastinya terlihat lebih keren dan stylish bukan? Inilah sebabnya mengapa pengguna kopling hidrolik berasal dari kalangan moge (motor gede), motor sport untuk on-road maupun off road.  Mau mencoba?

Kerugian Hidrolik Kopling

Ingat ya, tidak semuanya di dunia in bersifat menguntungkan. Ada kalanya keuntungan tersebut berajalan beriringan dengan kerugian yang ditimbulkan, seperti halnya hidrolik jenis berikut ini.

Berdasarkan cuitan dari bengkel Protechnic mengungkapkan, bahwa kenyamanan pengguna dapat rentan terganggu terutama pada feeling pengendara terhadap kopling.

Perlu diingat, salah satu faktor yang mempengaruhi hal tersebut yakni sparepart yang kurang berkualitas. Imbasnya, performa kinerja kopling seperti tidak ada tarikan balik. Justru, sebenarnya hal ini dianggap penting agar pengguna lebih mengetahui jarak main kopling saat digunakan.

Tolak ukurnya terdapat pada ini. Master kopling yang memiliki kualitas bagus meski pakai sistem hidrolik tetap ada tarikan baliknya.

Namun kekurangan yang sangat terasa yakni proses setel kopling tidak sesimpel kopling mekanis dan juga tidak mudah mengganti kabel kopling jika ada masalah. Mau tidak mau anda harus membawa ke bengkel motor terdekat untuk dilakukan servis secara tepat. Bagi anda pengguna awam, disarankan jangan mencoba memperbaiki kabel kopling sendirian.

Semoga ulasan diatas dapat bermanfaat untuk anda. Untuka anda yang berencana menggunakam Baca ulasan menarik lainnya hanya di Hydraulic Hose

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *