Boleh aja pasang sendiri, tapi patut dicatat ini lima kesalahan pasang fitting hose yang harus dihindari agar kualitas hose tetap terjaga ya.
Selang hidrolik dan fitting merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam segi penggunaannya. Fitting atau konektor hose ini berfungsi sebagai sambungan mesin dari selang. Baik fitting pneumatik maupun fitting hidrolik, keduanya sama-sama memiliki peranan yang sama. Khususnya fiting hose hidrolik, umumnya memiliki berbagai tipe seperti carbon steel galvanize, kuningan, maupun stainless steel.
Daftar Isi
Kesalahan Pasang Fitting Hose
Perlu diingat, dalam proses pemasangan fitting yang disambungkan ke selang hidrolik memang dibutuhkan ketelitian tinggi untuk menghindari kerusakan teknis.
Sayangnya, banyak teknisi atau operator lapangan yang melakukan beberapa kesalahan berikut tanpa disadari:
1. Salah pilih ukuran fitting
Fitting selang hidrolik sangat ditentukan oleh ukuran hose yang hendak dipasang ke mesin. Jadi, pastikan fitting yang dipilih telah sesuai ukurannya.
2. Salah pilih tipe fitting
Umumnya, tipe fitting terdiri dari JIC, BSP dan NPT. Ketiga tipe fitting ini ditentukan oleh sambungan mesin. Jika salah pilih tipe fitting, maka dapat berdampak fitting gagal dilakukan pemasangan ke mesin.
3. Salah pilih kualitas fitting
Umumnya fitting sangat massive beredar di pasaran hidrolik. Anda dapat menemukan dari tipe harga yang paling murah hingga mahal. Oleh sebab itu, lebih baik perhatikan kualitas fitting agar tidak mudah rusak karena korosi.
4. Crimping fitting ke hose tidak maksimal kencang dan tidak rapi
Satu hal yang paling sering diabaikan oleh pengguna, apakah selama proses crimping fitting ke hose sudah sesuai prosedur? Hasil assembly hose yang tidak rapi umumnya disebabkan dari penggunaan mesin crimping abal-abal alias tidak berkualitas. Selain tidak kencang, biasanya masih ada rongga sehingga tidak kencang. Dampaknya mungkin hsoe menjadi bocor dari rembesan fitting.
Kenali Fitting Hose Bocor
Bagaimana jika fitting hose mengalami kebocoran?
Kebocoran dapat berasal dari kesalahan pasang hose, juga pemilihan sambungan yang tidak tepat, pemasangan yang salah, retakan, O-ring yang hilang atau rusak, dan banyak penyebab lainnya. Memperbaiki sambungan tidak selalu semudah menggantinya.
- Identifikasi kebocoran, apakah tetesan atau rembes berasal dari hose, fititng atau sumber lain.
- Jangan upayakan untuk mengencangkan kembali sambungan. Hal ini dapat menyebabkan ulir aus atau retak. Mengencangkan sambungan hidrolik secara berlebihan adalah penyebab kebocoran yang sangat umum dan juga dapat memperburuk kebocoran yang sudah ada. Sebaliknya, pastikan sistem telah dikurangi tekanannya dan bongkar sambungan tersebut. Periksa apakah ada kotoran, retakan, cincin-O yang rusak, atau apa pun yang dapat menunjukkan bahwa sambungan tersebut adalah penyebab kebocoran. Sambungan yang retak atau ulir yang aus adalah tanda pasti bahwa sambungan tersebut tidak dapat diperbaiki dan harus diganti.
Cara Perbaiki Kebocoran Fitting Hose
Jika Anda sudah mengidentifikasi bahwa kebocoran berasal dari fitting, beberapa hal yang harus dianalisa & upayakan perbaikan :
Penutup
Demikian informasi yang dapat kami hadirkan seputar kesalahan pasang fitting hose, kenali dampak dan cara memperbaiki. Satu hal yang perlu diingat, jangan abaikan tanda-tanda kebocoran yang bermula dari diagnosa rembes. Jika kondisi semakin buruk, maka mesin alami downtime sehingga produktivitas menjadi terhenti hingga perusahaan merugi.
Selalu pastikan beli fitting hanya melalui distributor resmi Cipta Hydropower Abadi. Infokan kebutuhan Anda melalui info@ciptahydropower.com atau melalui whastapp di 08-111-77633. Semoga bermanfaat.




