4 Kesalahan Pasang Fitting Hose yang Harus Dihindari

kesalahan pasang fitting hose

Boleh aja pasang sendiri, tapi patut dicatat ini lima kesalahan pasang fitting hose yang harus dihindari agar kualitas hose tetap terjaga ya.

Selang hidrolik dan fitting merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam segi penggunaannya. Fitting atau konektor hose ini berfungsi sebagai sambungan mesin dari selang. Baik fitting pneumatik maupun fitting hidrolik, keduanya sama-sama memiliki peranan yang sama. Khususnya fiting hose hidrolik, umumnya memiliki berbagai tipe seperti carbon steel galvanize, kuningan, maupun stainless steel.

Oleh sebab itu, dengan memilih dan memasang komponen yang tepat memungkinkan sistem menjadi kedap udara, bebas dari kebocoran, dan menjaga integritas sistem. Jika terjadi kebocoran cairan hidrolik dapat menyebabkan kegagalan sistem dan dampak negatif terhadap lingkungan. Waktu henti sistem akibat kebocoran sangat mahal. Di seluruh dunia, lebih dari 370 juta liter cairan hidrolik bocor ke lingkungan setiap tahunnya.

Kesalahan Pasang Fitting Hose

Perlu diingat, dalam proses pemasangan fitting yang disambungkan ke selang hidrolik memang dibutuhkan ketelitian tinggi untuk menghindari kerusakan teknis.

Sayangnya, banyak teknisi atau operator lapangan yang melakukan beberapa kesalahan berikut tanpa disadari:

1. Salah pilih ukuran fitting

Fitting selang hidrolik sangat ditentukan oleh ukuran hose yang hendak dipasang ke mesin. Jadi, pastikan fitting yang dipilih telah sesuai ukurannya.

2. Salah pilih tipe fitting

Umumnya, tipe fitting terdiri dari JIC, BSP dan NPT. Ketiga tipe fitting ini ditentukan oleh sambungan mesin. Jika salah pilih tipe fitting, maka dapat berdampak fitting gagal dilakukan pemasangan ke mesin.

3. Salah pilih kualitas fitting

Umumnya fitting sangat massive beredar di pasaran hidrolik. Anda dapat menemukan dari tipe harga yang paling murah hingga mahal. Oleh sebab itu, lebih baik perhatikan kualitas fitting agar tidak mudah rusak karena korosi.

4. Crimping fitting ke hose tidak maksimal kencang dan tidak rapi

Satu hal yang paling sering diabaikan oleh pengguna, apakah selama proses crimping fitting ke hose sudah sesuai prosedur? Hasil assembly hose yang tidak rapi umumnya disebabkan dari penggunaan mesin crimping abal-abal alias tidak berkualitas. Selain tidak kencang, biasanya masih ada rongga sehingga tidak kencang. Dampaknya mungkin hsoe menjadi bocor dari rembesan fitting.

Kenali Fitting Hose Bocor

Bagaimana jika fitting hose mengalami kebocoran?

Kebocoran dapat berasal dari kesalahan pasang hose, juga pemilihan sambungan yang tidak tepat, pemasangan yang salah, retakan, O-ring yang hilang atau rusak, dan banyak penyebab lainnya. Memperbaiki sambungan tidak selalu semudah menggantinya.

  • Identifikasi kebocoran, apakah tetesan atau rembes berasal dari hose, fititng atau sumber lain. 
  • Jangan upayakan untuk mengencangkan kembali sambungan. Hal ini dapat menyebabkan ulir aus atau retak. Mengencangkan sambungan hidrolik secara berlebihan adalah penyebab kebocoran yang sangat umum dan juga dapat memperburuk kebocoran yang sudah ada. Sebaliknya, pastikan sistem telah dikurangi tekanannya dan bongkar sambungan tersebut. Periksa apakah ada kotoran, retakan, cincin-O yang rusak, atau apa pun yang dapat menunjukkan bahwa sambungan tersebut adalah penyebab kebocoran. Sambungan yang retak atau ulir yang aus adalah tanda pasti bahwa sambungan tersebut tidak dapat diperbaiki dan harus diganti.

Cara Perbaiki Kebocoran Fitting Hose

Jika Anda sudah mengidentifikasi bahwa kebocoran berasal dari fitting, beberapa hal yang harus dianalisa & upayakan perbaikan :

1. Jika sambungan yang bocor adalah segel muka O-ring atau dudukan O-ring, setelah menurunkan tekanan sistem, bongkar sambungan dengan hati-hati dan periksa apakah O-ring masih dalam kondisi baik. Jika retak, tidak sejajar, kering, atau rusak dengan cara apa pun, O-ring harus diganti. Pertama, pastikan Anda menggunakan ukuran dan jenis material O-ring yang benar, dan pastikan O-ring dilumasi dengan benar. Pelumasan O-ring yang tepat sangat penting, karena akan mengurangi gesekan permukaan untuk mencegah retak, terjepit, atau abrasi selama pemasangan dan saat digunakan.
2. Jika sambungan yang bocor adalah sambungan O-ring atau segel muka dan O-ring tersebut rusak, pastikan ulirnya masih dalam kondisi baik, bersih, dan bebas dari kotoran, lalu ganti O-ring tersebut. Ini adalah situasi umum di mana sambungan “dapat diperbaiki”.
3. Fitting hidrolik yang dapat digunakan kembali tanpa O-ring yang paling populer di Inggris adalah tipe BSP lurus yang dapat digunakan kembali, baik tipe betina maupun jantan, di mana fitting jantan memiliki ulir dudukan kerucut 60 derajat. Fitting yang dapat digunakan kembali ini dipasang ke selang hidrolik yang kompatibel menggunakan kunci pas, bukan dengan cara dikerutkan.
4. Dalam beberapa kasus, seperti pada fitting NPT atau JIC, jika ulirnya hanya memiliki sedikit goresan, mungkin dapat diperbaiki dengan kikir ulir yang proporsional terhadap kedalaman atau kikir jarum segitiga. Namun, Anda perlu memastikan kikir tersebut tidak akan melompat atau keluar dari ulir halus.
Catatan :
Selain itu, perlu diingat bahwa melepas dan mengencangkan kembali fitting dapat semakin merusak ulir, yang mengakibatkan jalur kebocoran cairan hidrolik baru. 

Penutup

Demikian informasi yang dapat kami hadirkan seputar kesalahan pasang fitting hose, kenali dampak dan cara memperbaiki. Satu hal yang perlu diingat, jangan abaikan tanda-tanda kebocoran yang bermula dari diagnosa rembes. Jika kondisi semakin buruk, maka mesin alami downtime sehingga produktivitas menjadi terhenti hingga perusahaan merugi.

Selalu pastikan beli fitting hanya melalui distributor resmi Cipta Hydropower Abadi. Infokan kebutuhan Anda melalui info@ciptahydropower.com atau melalui whastapp di 08-111-77633. Semoga bermanfaat.

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *