Skip to content
Beranda » Hidrolik » Pengertian Hidrolik Excavator Beserta Jenis dan Sistemnya

Pengertian Hidrolik Excavator Beserta Jenis dan Sistemnya

Hidrolik Excavator
hidrolik excavator source google

Apa itu hidrolik excavator? Hingga saat ini, penggunaannya terus merambah pesat diberbagai sudut perkotaan, terutama pertambangan dan pembangunan kota. Excavator dianggap sebagai alat berat yang dapat memberikan berbagai keuntungan bagi penggunanya, salah satunya dapat mengangkat beban material hingga jumalahnya mencapai ratusan kilogram.

Dari sekian jenis alat berat, excavator dianggap mempunyai peranan penting bagi sektor perusahaan khususnya pertambangan. Tanpa kehadiran excavator, sudah pasti produktivitas tidak berjalan dengan efisien. Jika ditelaah lebih dalam, excavator terdiri berbagai komponen sistem hidrolik.

Pengertian Hidrolik Excavator

Hidrolik Excavator adalah komponen sistem mesin yang terdapat pada excavator. Excavator memiliki peranan sebagai penggali dan pengangkut material bumi, seperti tanah, pasir, batubara, dan sebagainya.

Maraknya penggunaan excavator sebab tidaklah terlepas dari peranannya.

Fungsi dari excavator secara umum yakni untuk mengerjakan kegiatan pertambangan, pembukaan lahan daerah, pembuatan sarana dan prasarana umum seperti tol, penebangan hutan untuk dijadikan tempat umum, pembuatan parit dan saluran irigasi, dan masih banyak lainnya.

Jenis Hidrolik Excavator

Perlu diketahui, bahwa excavator terbagi menjadi dua jenis, apa saja itu?

Wheel Excavator

Untuk jenis ini, umumnya digunakan pada jalanan padat dan rata, bukan pada jalanan bergelombang dengan akses jalanan rumit. Jenis ini terdiri dari empat roda yang berukuran cukup besar.

Crawler Excavator

Kebalikan dari penjelasan sebelumnya, untuk jenis ini dikhususkan untuk jalanan yang tidak padat atau mendaki. Tipe ini umumnya banyak digunakan dalam pekerjaan konstruksi, seperti menggali parit, lubang dan fondasi, serta untuk menangani bahan, memindahkan bumi, pembongkaran, pengerukan, dan lainnya.

Crawler Excavator merupakan jenis yang sering kita jumpai dalam mengenal excavator.

Sistem Kerja Hidrolik Excavator

Sudah tahu sistem kerja excavator? Seperti ini cara kerjanya.

Tenaga penggerak utama hydraulic excavator adalah mesin diesel. Mesin diesel inilah yang merubah energi mekanik menjadi energi hidraulik melalui tekanan pompa hidrolik.

Mesin diesel dapat memutar pompa yang kemudian mengalirkan fluida berbasis oli dari tangki ke dalam sistem dan kembali lagi ke tangki, begitu seterusnya. Selanjutnya, fluida didistribusikan ke silinder hidrolik untuk menghasilkan torsi dan gerakan tertentu.

Pentingnya Maintenance Hidrolik Excavator

Sebagus apapun merek excavator yang dipakai, cepat atau lambat pasti akan mengalami berbagai kerusakan. Kerusakan pun macam-macam, bisa karena selang getas, suara mesin berisik, mesin cepat panas, dan masih banyak kerusakan lainnya.

Untuk menghindari hal tersebut, maka sebagai pengguna sudah wajib untuk melakukan maintenance alat berat hidrolik.

Maintenance memiliki istilah berupa pemeliharaan atau pencegahan dari berbagi kerusakan yang dapat menimpa mesin excavator.

Faktanya, beberapa pengguna masih dilanda kebingungan cara maintenance excavator dengan mudah dan tepat. Namun, tidak jarang juga hal ini dianggap sebagai sebuah kerumitan tersendiri sebab minimnya edukasi dan peralatan yang digunakan.

Layanan Maintenance Hidroliik Excavator Terbaik

Masih kesulitan mencari jasa layanan maintenance terbaik dan terpercaya?

Jangan khawatir, Mekanik Hydro punya solusinya.

Cipta Hydropower Abadi sebagai jasa layanan intalasi dan maintenance service hydraulic system telah berkiprah hampir 40 tahun. Kontribusi Cipta Hydropower Abadi telah menuai sukses beberapa perusahaan ternama baik pertambangan, industri, maupun perusahaan manufaktur lainnya.

Berikut beberapa layanan langsung dari ahlinya, diantaranya;

1. Penyedia dan pemasangan hydraulic system, lubrication system, dan filtration system,

2. Konsultasi teknis dan pemecahan masalah untuk hydraulic system, lubrication system, dan filtration system,

3. Chemical Cleaning dan Oil Flushing untuk hydraulic system,

4. Oil Contamination Test untuk mengetahui tingkat kebersihan fluida pada hydraulic system,

5. Desain & Instalasi Hydraulic Piping System,

6. Pemasangan Fire Suppresion System pada alat berat, untuk menghindari unit terbakar.

Nah itulah pembahasan seputar hidrolik. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda.

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *