Skip to content
Beranda » Permasalahan » Panduan Maintenance Hidrolik Mesin Industri & Alat Berat

Panduan Maintenance Hidrolik Mesin Industri & Alat Berat

maintenance hidrolik
maintenance hidrolik

Bagaimana cara maintenance hidrolik pada mesin secara tepat dan aman? Mungkin ulasan berikut ini dapat menjawab pertanyaan anda. Simak selengkapnya.

Seiring dengan penggunaan secara terus-menerus, lama-kelamaan mesin mengalami penurunan performa. Jangan anggap remeh, sebab hal ini menjadi pertanda bahwa mesin sedang dalam kondisi tidak sehat. Nah, agar mesin tidak mengalami hal demikian maka jawabannya dengan melakukan maintenance hidrolik.

Apa itu maintenance hidrolik?

Sebagian pengguna masih banyak yang beranggapan bahwa maintenance merupakan kondisi dimana mesin sedanda dalam tahap perbaikan dari kerusakan. Ternyata hal tersebut salah kaparah.

Pengertian maintenance atau pemeliharaan pencegahan adalah kegiatan yang bertujuan untuk menghindarkan laju kerusakan suatu sistem ataupun unit mesin. Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan sebelum dan selama mesin atau alat sedang dioperasikan.

Maintenance hidrolik bertujuan untuk memperlancar proses pemeliharaan selanjutnya atau lebih populer disebut dengan pra-pemeliharaan.

Pra Pemeliharaan Maintenance Hidrolik

Pra pemeliharaan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mempersiapkan mesin sebelum dioperasikan. Tujuannya agar pelaksanaan pemeliharaan mesin menjadi lebih sempurna dan terhindar dari peluang downtime maupun breakdown.

Baca juga: Kerusakan Sistem Hidrolik dan Cara Mudah Mengatasinya

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pra pemeliharaan maintanance hidrolik, diantaranya;

  1. Melakukan instalasi pemipaan sirkuit hidrolik
  2. Memastikan alat pemeliharaan bekerja dengan baik seperti alat pengencangan alat , penyetelan, alat pemotong, alat pelumas dan alat-alat kebersihan.
  3. Hadir alat-alat pengetes lengkap
  4. Adanya alat penunjang seperti alat angkat, alat angkut, alat penjepit dan sebagainya.
  5. Menghadirkan alat bahan pemeliharaan penunjang seperti bahan pembersih, bahan pembilas, dan bahan pencegah korosi
  6. Gudang suku cadang dan bahan-bahan pemeliharaan
  7. Gudang yang memenuhi syarat untuk oli/cairan hidrolik
  8. Gudang barang bekas atau komponen yang diperbaiki
  9. Perangkat administrasi pemeliharaan dan pergudangan

Panduan Maintenance Hidrolik Lengkap

Berikut beberapa hal yang harus dilakukan untuk melakukan maintenance hidrolik, diantaranya sebagai berikut;

1. Memeriksa tangki hidrolik dan oli

Dalam kaitannya komponen tangki hidrolik, pastikan anda memeriksa;

a. Periksa level oli apakah masih dalam batas level yang disarankanJika kurang, sebaiknya segera tambahkan dengan oli yang sama. Namun jika anda menemukan indikasi penurunan oli yang cukup drastis, sebaiknya segera periksa lebih lanjut terutama pada tangki atau  pipa  atau hose sebab berpeluang adanya kebocoran.

b. Periksa kondisi oli 

Jika oli sudah berubah warna menjadi keruh hitam pekat, sebaiknya jangan pikir dua kali untuk mengganti oli hidrolik yang baru.

c. Periksa filter oli hidrolik

Sebelum mengangkat tutup filter lap (bersihkan) dulu kotoran atau debu yang melekat padanya. Bila memeriksa oli dengan tongkat (stick) lap dulu stick tersebut dengan kain lap yang bersih.

2. Memeriksa cooler, saluran, dan konektor

a. Membersihkan bagian pendingin oli secara berkala. Bila terdapat kebocoran sebaiknya segera tangani lebih lanjut

b. Menjaga bagian-bagian sirip agar selalu bersih dan terbebas dari karat

c. Memeriksa saluran oli (konduktor) dan konektornya

d. Jika terjadi kebocoran pada saluran tekan, segera periksa kebocoran pada bagian luar selang atau pada fitting (konektor) dan selalu gunakan kertas kardos. Ingat jangan diraba dengan tangan langsung

e. Kebocoran udara menandakan bahwa adanya gelembung udara atau buih didalam tangki oli hidrolik. Hal ini terjadi sebab terdapat udara bocor yang terhisap ke dalam sistem

f. Memeriksa kondisi pipa atau selang peok, imbasnya terdapat buih pada oli. Solusinya segera ganti pipa atau selang yang peok dengan komponen yang bersih dan terlebih dahulu sudah dibersihkan terbebas dari kotoran

g.  Mengencangkan seluruh konektor yang kemungkinan sudah kendor. Saran, sebaiknya gunakan dua buah kunci untuk menghindari terpuntirnya pipa atau selang. Pengencangan dilakukan hanya sampai komponen tidak bocor lagi

3. Memeriksa katup-katup

a. Katup sebaiknya harus terbebas dari kotoran dan bersih. Pasalnya, kotoran yang mengganjal pada katup akan membuat katup popet tidak menutup dengan rapat dan bila mengganjal pada katup geser dapat menyebabkan katup cepat aus

b. Memeriksa kondisi katup. Jika sudah aus sebaiknya segera diganti dengan katup yang baru. Sebab jika dipaksa beroperasi amak akan timbul kebocoran sehingga mesin tidak dapat bekerja dengan sempurna

4. Pemeriksaan silinder atau aktuator

a. Periksa silinder, pastikan tidak terdapat kebocoran baik dari luar maupun dalam. Jika terdapat indikasi bocor sebaiknya segera ditangani

b. Periksa pengikatan silinder (cylinder mounting). Bila kendor, kencangkanlah, bila posisinya berubah betulkan

c. Periksa posisi batang piston

Ketika kondisi batang piston berhenti diluar maka perlu dilumasi dengan grase yang tepat. Namun kondisi ini sebenarnya tidak baik, pasalnya posisinya di luar dia akan menjadi tempat berkumpulnya debu dan air embun yang akan mengakibatkan korosi

d. Periksa motor hidrolik

Perlu diingat, motor hidrolik tidak boleh bekerja pada suhu yang tinggi atau meningkat tajam. Anda juga perlu memastikan bahwa sistem pendinginan berfungsi dengan baik. Periksa juga oli dalam sistem tercukupi jika motor hidrolik beroperasi pada suhu tekanan yang tinggi

e. Ketika motor hidrolik bocor pada sambungan motor dengan selang , periksa sekitar poros yaitu pada sealnya apakah ada kebocoran dan periksa pada permukaan sambungan belahan motor

5. Periksa pompa hidrolik

a. Periksa kebocoran pompa pada sambungan pompa dengan konektor dan konduktornya

b. Memastika pompa hidrolik bekerja dengan optimal tanpa indikasi kebocoran

c. Periksa kekuatan sambungan dan posisi tepat antara selang saluran tekan dengan ulir pada penutup pompa (cap screw)

Itulah panduan lengkap terkait maintenance hidrolik demi terciptanya performa mesin yang optimal. Jika anda butuh layanan maintenance serta repair komponen hidrolik, silahkan hubungi Cipta Hydropower Abadi dengan menghubungi nomor whatsapp di 08-111-77633 atau email ke info@ciptahydropower.com

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *